Dalam era digital yang semakin maju ini, perlindungan privasi dan keamanan dalam beraktivitas online menjadi semakin penting. Salah satu cara untuk mengamankan koneksi internet adalah melalui penggunaan VPN (Virtual Private Network). Salah satu protokol VPN yang populer adalah SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol). Artikel ini akan membahas tentang SSTP VPN, bagaimana cara kerjanya, kelebihan, dan kelemahannya.
SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk membuat koneksi aman antara pengguna dan server VPN. Protokol ini dikembangkan oleh Microsoft dan pertama kali diperkenalkan pada sistem operasi Windows Vista. SSTP bekerja dengan cara mengenkripsi lalu lintas internet sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.
SSTP menggunakan protokol SSL (Secure Socket Layer) untuk mengamankan koneksi antara pengguna dan server VPN. SSL adalah teknologi yang umumnya digunakan untuk melindungi transaksi online seperti pembelian melalui e-commerce dan perbankan online. Ketika Anda terhubung menggunakan SSTP VPN, koneksi Anda akan dienkripsi menggunakan sertifikat SSL, sehingga data yang dikirimkan dan diterima tidak dapat diakses oleh pihak lain.
SSTP VPN adalah protokol VPN yang aman dan cocok digunakan terutama oleh pengguna Windows. Dengan enkripsi SSL yang kuat dan kemampuan untuk melewati firewall dengan menggunakan port 443, SSTP dapat menjadi pilihan yang baik untuk melindungi privasi dan keamanan Anda saat berada di internet. Namun, seperti halnya dengan protokol VPN lainnya, penting untuk memahami baik kelebihan maupun kelemahan SSTP sebelum Anda memutuskan apakah ini adalah solusi yang tepat untuk kebutuhan Anda.
100% Aman
100% Aman
100% Aman
Copyright 2023 © MikroTik.web.id